Tampilkan postingan dengan label BERITA UTAMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA UTAMA. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Februari 2018

KARANGLO KIDUL DESA ISLAMI




Laporan – Panut
Wartawan  MONOPOLI

PONOROGO - Desa Karanglo Kidul Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo berpenduduk 3.927 jiwa tersebar di 23 RT dan 4 Kamituan. Sebagian besar warganya petani tidak heran ketahanan pangan menjadi program primadona Bu Islami Nyi demang Karanglo Kidul. 

Srikandi satu ini pandai membidik program peningkatan dan kemajuan ekonomi masyarakat, hal ini terlihat banyak bermunculan usaha baru yang digeluti warga masyarakatnya, usaha las, penggergajian kayu, mebeller, servis sepeda motor dan lain – lain. Dana desa tahun 2016 digunakan untuk membiayai pembangunan talut Dukuh Krajan, rabat jalan, di 4 Kamituan, kata sekdes Sumono dengan ramah, dilanjutkan program kerja tahun 2017 untuk membangun meneruskan rabat jalan masuk 9 titik, pembangunan polindes desa untuk peningkatan kesehatan warga masyarakatnya, tutur Bu Islami Nyi demang Desa Karanglo Kidul. Bidang pendidikan sangat maju, gedung PAUD, gedung TK, SD Negeri terpelihara dengan baik apalagi MI sangat maju. 

Pak M. Syamsun, Pak Parnun selalu memikirkan genarasi muda didesanya dengan memberi bekal keagamaan, keterampilan dan ilmu – ilmu kemasyarakatan, bidang pendidikan agama cukup maju terlihat muridnya cukup banyak. Beliau sangat peduli akan kemajuan teknologi,  pendidikan merupakan kunci keberhasilan dimasa yang akan datang. Hal ini di ilhami oleh pohon besar pohon Lo yang ngarang, kering secara alami. Hal ini mengilhami mencari ilmu berguna sampai tua, maka tidak heran kalau warga masyarakat Karanglo Kidul mengutamakan hidup rukun, saling memberi, menolong, welas asih, guyup agawe mulyo/rejo. 

Desa karanglo kidul terlihat sangat demokratis di pacu saling koordinasi dan komunikasi dengan tokoh - tokoh masyarakat dalam perencanaan program pembangunan didesanya. informasi terbuka untuk warga masyarakat sangat menunjang kepemimpinan Bu Islami dalam memajukan pembangunan didesanya. Semua pembangunan atas dasar usulan aspirasi warga masyarakatnya, tutur Bu Islami Nyi demang Karanglo Kidul. ( PAN )  

DANA KOMITE DISEKOLAH JADI SOROTAN PUBLIK




 
Laporan - Agusnawan
Wartawan MONOPOLI

KENDARI - Pembayaran dana komite setiap tahunnya di tingkat sekolah menengah atas maupun kejuruan di kota kendari SULTRA kini jadi sorotan publik. Karena pembayaran iyuran dana komite tersebut sangat bertentangan dengan Kepmendikbud No. 75 tahun  2016. Tentang dana komite, bahwa sekolah sudah tidak diwajibkan untuk melakukan pembayaran uang komite setiap siswa kecuali sumbangan sukarela dari orang tua siswa, namun peraturan mentri tersebut tidak ditanggapi serius oleh pihak sekolah, dan sampai saat ini dana komite tetap dibebankan oleh orang tua. Siswa dengan komite sekolah. Yang sudah ditentukan nilai rupiahnya oleh pihak sekolah maupun komite.

Sorotan ini merupakan pekerjaan rumah, dinas pendidikan provinsi sultra maupun anggota dewan provinsi Sulawesi Tenggara yang membidangi masalah pendidikan, dan seharusnya sudah tidak bisa dibiarkan lagi adanya pembayaran iuran dana komite di sekolah, harus dihentikan karena dana komite tersebut rawan untuk di korupsi, karena tidak adanya pengawasan dari dinas terkait maupun penegak hukum lagi pula dana komite tersebut laporan pertanggung jawaban bagaimana dan diaudit oleh siapa. Ungkap awak media ini.

Hal senada juga di ungkap oleh penggiat anti korupsi di sultra lukman melalui media ini, bahwa dana komite khususnya ditingkat menengah atas maupun kejurusan jumlahnya cukup fantastis ± milyaran rupiah persatu tahun tiap sekolah. Ditingkat sekolah menengah atas maupun kejuruan di kali jumlah siswa. Karena iuran dana komite sudah ditentukan nilai rupiahnya oleh pihak sekolah dan komite berdasarkan hasil rapat sekolah dan komite sekolah. Dihadiri orang tua siswa kalau iuran dana komite ini disekolah tetap di paksakan dan tidak dihentikan ini akan berdampak pada siswa yang kurang mampu, karena iuran dana komite ini dijadikan tameng oleh kepala sekolah kalau iuran komite tidak lunas sanksinya tidak boleh ikut ulangan maupun ujian seperti yang pernah terjadi disalah satu sekolah di sultra baru-baru ini. Aktivis penggiat anti korupsi menambahkan, bahwa diduga penggunaan dana komite disekolah tidak jelas penggunaannya bahkan tumpah tindih penggunaannya dengan dana bos disekolah ungkapnya di media ini.

Dengan adanya pemberitaan ini agar dinas pendidikan provinsi maupun anggota dewan perwakilan provinsi sultra untuk menindak lanjuti permasalahan terkait masih adanya pembayaran iuran dana komite yang terkesan dipaksakan oleh orang tua siswa karena kalau hal ini masih dibiarkan dana komite sekolah tetap ada tidak menutup kemungkinan pasti ada korupsi didalamnya, karena dana komite sekolah ini tidak diaudit penggunaannya, bahkan bisa saja dana komite ini laporannya bagus tapi penggunaanya fiktif karena kepala sekolah bukan malaikat tetapi manusia biasa karena manusia tidak ada yang sempurna.

Sabtu, 07 Oktober 2017

PENGAJIAN AKBAR SEMARAKKAN HARI JADI KABUPATEN LAMPUNG UTARA




LAMPUNG UTARA - Salah satu rangkaian kegiatan dalam memeriahkan Peringatan HUT
Kabupaten Lampung Utara ke-71, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menggelar Pengajian Akbar dengan Penceramah Ustadz H. Fikri Haikal MZ, dari Jakarta. Kegiatan ini diaksanakan di halaman Masjid Islamic Center Kotabumi. Selasa (18 Juli 2017).
Hadir Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP.,MH, Wakil Bupati Lampung Utara, dr. H. Sri Widodo, M.Kes,Sp.PD, FINASIM, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara. Drs. Samsir., MM, Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, Hj. Endah Kartika Prajawati Agung, S.STP,MH, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, Hj. Dayukratih Handayani Widodo, Ketua Darma Wanita Persatuan Kabupaten Lampung Utara, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Dandim 0412 Kabupaten Lampung Utara, para Camat dan lurah se-Kabupaten Lampung Utara, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama
dan masyarakat Lampung Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Agung Ilmu mangkunegara menyampaikan bahwa
pengajian rutin yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara, merupakan salah satu kegiatan program windu cita dibidang keagamaan dengan tujuannya keimanan dan ketaqwaan yang dijadikan media bagi umat muslim Kabupaten Lampung Utara untuk memperoleh pengetahuan dan menumbuhkan pemahaman dalam mewujudkan Ukhuwah Islamiyah.

Selain itu pengajian ini untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah dengan masyarakat serta untuk mendo’akan Lampung Utara agar menjadi semakin lebih baik. Selain itu, acara ini juga berguna untuk menyirami hati kita dan menambah ilmu agama, untuk dijadikan pedoman
dalam menjalani kehidupan yang lebih baik lagi.
“Mari kita jadikan pengajian sebagai perwujudan rasa syukur atas segala pencapaian serta do’a bagi kesuksesan pembangunan Kabupaten Lampung Utara untuk dimasa-masa yang akan datang” Papar Bupati. Bupati Lampung Utara juga mengajak seluruh masyarakat Lampung Utara agar dapat mendengar tausiah tersebut dan baik, agar masyarakat yang hadir pada pengajian ini mendapatkan ilmu yang  dapat dimanfaatkan dan dapat dibagikan kepada masyarakat yang belum sempat hadir.
Diakhir sambutannya, Bupati berpesan kepada masyarakat agar selalu menjaga kekompakkan dan bekerja sama serta selalu bersatu padu  demi kemajuan Lampung Utara.

“Satukan visi, misi serta tekad demi melanjutkan perubahan nyata di Kabupaten Lampung Utara.”Pungkas Agung.
Dilanjutkan dengan tausiah oleh ustadz H. Fikri Haikal tentang Agama dan Pancasila, dimana dijelaskan bahwa Pancasila dan agama mempunyai hubungan yang sangat kuat dan tidak dapat dipisahkan. Diakhir tausiahnya, Ustadz H. Fikri Haikal mengharapkan dengan bertambahnya usia, Lampung Utara dapat menjadi lebih dewasa dalam menghadapi segala permsalahan serta dapat membangun kekompakkan demi kemajuan elur elemen Lampung Utara.

“Terus bangun kekompakkan untuk untuk kebaikan dan kemajuan, jangan pernah putus tali silaturahmi karena merupakan tali persaudaraan, persatuan yang kuat” Katanya.(ari/adv)